Software Recording
Dewasa ini banyak sekali software untuk recording yang beredar mulai dari harga dibawah satu jutaan sampai puluhan juta. Yang paling umum dipakai di studio-studio kecil maupun besar adalah merek-merek dari Pro Tool (digidesign), Steinberg (cubase), Cakewalk (sonar), dll. Dari banyak software, pemula recording akan bingung atau nggak tahu harus pakai yang mana. Saya waktu mulai belajar mencoba beberapa software. Kendala waktu itu adalah terkadang soundcard yang saya punya sering susah untuk terhubung dengan software tertentu. Belum lagi menemukan plugin yang cocok sangat sulit. Pokoknya banyak masalah yang mungkin juga para pemula alami.
Kriteria lain dalam menentukan software juga adalah komputer yang dipakai. Mac atau Pc. Namun karena pengetahuan saya lebih banyak di Pc sebab lebih murah maka software yang saya anjurkan adalah Cakewalk - Sonar dengan alasan:
- Pproses installasi gampang bagi pemula
- Mudah terhubung dengan berbagai merek soundcard
- Interface sangat sederhana dan menu sangat mudah
- Banyak vst plugin jalan dengan baik termasuk virtual sound
- Yang terpenting adalah cocok dengan spek komputer minimal dan sistem dari windows yang lebih familiar di Indonesia. Tukang servis sudah di mana-mana
Namun setelah perkembangan pesat dari software windows base, software recording basis Mac juga sudah compatible ke Pc. Atau sonar sendiri sudah tersedia untuk dua flatform tersebut, Mac atau Pc. Cuma perhatikan seri software sebelum install apakah ia kompatibel untuk Windows Xp atau Vista.
Proses Install Software
Yang paling baik adalah sound card terinstall dengan baik dulu. Install yang baik apabila semua software player seperti itunes, winamp, windows media player, power dvd, quicktime, dll. yang sudah di install dapat berjalan dengan baik waktu muter lagu atau dvd. Atau audio sudah jalan. Ini tanda sound card sudah tidak conflik. Kalau masih masalah baca set-up sound card pada bagian akhir materi.
Pada saat install hidupkan sound card karena biasanya sonar akan mendeteksi keberadaan sound card sehingga akan masuk ke sistem audia pada Sonar. Sound Card RME dan Sound Card dari Line 6 POD dan UX dapat terdeteksi. Sebagai tambahan, setiap sound card external biasanya dikenali sebagai ASIO sedang default dari windows biasanya dikenali sebagai WDM / KS atau MME.
Dalam proses instalasi dalam satu bagian instruksi ada yang harus dicawangi. Secara default Sonar tidak semua bagian dicawangi yang tidak dicawangi ini tidak akan terinstal sekarang. Ada satu item penting bagi pemula yang perlu yaitu dengan pertanyaan kira-kira 'File apa yang akan dibaca oleh Sonar?' yang perlu adalah cawangi pada bagian .mid. Ini maksudnya agar Sonar bisa membuka MIDI FILE. Ini akan berguna kalau nantinya membuka file MIDI yang di-download dari internet atau import dari file yang dikerjakan software lain. Tapi kalau lupa bisa reinstall Sonar di kemudian hari. Set up Sistem Audio di Sonar
Kalau sound card tidak terdeteksi, apapun merek yang dipakai maka lakukan langkah berikut untuk memasukkannya ke sistem audio:
- Buka aplikasi Sonar
- Pilih Options pada menu bar
- Audio
- Dalam General Tampak -Playback dan Record pilih ASIO PODxt Output 1-2
- Klik Advanced akan muncul ASIO pada Driver Mode
- Pada Tab Divers pilih ASIO PODxt Output 1-2
- Restart komputer kalau semua sudah sesuai seperti ilustrasi berikut.
|